Tampilkan postingan dengan label wisata kuliner di Surabaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata kuliner di Surabaya. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Maret 2015

Asyiknya Wisata Kuliner Seharian di Surabaya

Tahu Tek
Wisata kuliner di Surabaya memang menarik untuk dicicipi. Karenanya, rasanya kurang jika berwisata ke Surabaya belum mencicipi aneka kuliner khas Surabaya. Namun, mencicipi aneka kuliner tersebut, Anda bisa melakukannya hanya dalam satu hari. Jadi, mari kita berwisata kuliner di Kota Pahlawan.

Memulai wisata kuliner di Surabaya, sebaiknya pada pagi hari. Awali pagi Anda dengan mengunjungi tempat makan di Surabaya yaitu Kopitiam Oey. Di sini, Anda bisa mencicipi sarapan nasi hitam sekaligus mencicipi secangkir kopi yang lezat. Uniknya, nasi berwarna hitam ini dibungkus dengan daun dan dibentuk seperti pincuk. Soal rasa, tak perlu ragu. Perpaduan bumbunya sangat pas dan sangat cocok jika ditemani dengan minuman kopi. Mantap.

Puas dengan menu sarapan, Anda bisa berkeliling sejenak ke berbagai tempat wisata di Surabaya  sebelum mulai mencicipi kuliner khas Surabaya lainnya. Jika mulai lapar dan ingin mengisi kembali perut Anda dengan menu makan siang, maka mampirlah ke Sate Klopo Ondomohen di Jalan Walikota Mustajab.

Jika Anda belum puas menikmati aneka kuliner tersebut, Anda bisa mampir sejenak mencicipi lontong balap yang lezat di dekat pusat perbelanjaan BG Junction. Jika perut Anda masih cukup untuk menampung, maka cobalah mampir sejenak untuk mencicipi olahan bebek di Jalan Kayun untuk mencicipi Bebek Mercon atau di Jalan Dharmahusada untuk mencicipi Bebek Hitam Cak Sayeki. Dan sebagai penghilang dahaga, Anda bisa menikmati segelas Es Teler Pacar Keling. Sungguh menyegarkan.

Jika Anda berwisata kuliner di Surabaya bersama teman-teman, maka jangan lupa mampir ke Nasi Goreng Jancuk yang ada di Surabaya Hotel and Resto. Karena porsi nasi goreng di tempat ini cukup banyak dan juga rasa pedasnya mantap. Untuk mendinginkan rasa pedas yang Anda rasakan, Anda bisa mampir ke Es Krim Zangradi yang letaknya tak jauh dari Nasi Goreng Jancuk.

Malam harinya, Anda bisa makan malam mencicipi kuliner khas Surabaya yaitu tahu tek. Anda bisa mencicipinya dengan mengunjungi tempat makan di Surabaya yang menjual tahu tek di jalan Dharmahusada. Soal rasa? Semua kuliner di Surabaya sungguh lezat. Jadi, jangan lupa untuk mampir ke tempat-tempat tersebut saat Anda di Surabaya.

Jumat, 20 Februari 2015

Cicipi Pedas Nampolnya Nasi Goreng Jancuk, Kuliner Khas Surabaya

Saat wisata kuliner di Surabaya, mungkin yang terpikirkan oleh Anda adalah kuliner khas Surabaya yaitu rawon setan ataupun sate klopo. Lalu, bagaimana dengan kuliner lainnya? Pernahkah Anda mendengar Nasi Goreng Jancuk?

Nama Nasi Goreng Jancuk memang terdengar kasar di telinga kita. Namun, rasa dari nasi goreng ini cukup lezat, pedas bahkan dengan porsi jumbo. Tentunya sanggup membuat lidah Anda bergoyang. Jadi, rasanya sayang jika Anda melakukan wisata kuliner di Surabaya tidak mencicipi kuliner khas Surabaya yang satu ini.

Koki yang meracik menu ini yaitu Eko Sugeng Purwanto awalnya hanya iseng untuk membuat menu ini. Penggunaan cabai rawit yang pedas dan banyak, membuat orang yang memakannya mengumpat dengan kata “jancuk”. Yaitu kata kasar yang sering diucapkan oleh orang Jawa Timur. Namun, rasa pedas tersebut membuat orang yang memakannya ketagihan.

Porsi dari nasi goreng ini jug alain dari biasanya. Jika nasi goreng pada umumnya hanya untuk 1 porsi. Maka nasi goreng ini cukup untuk 4 hingga 5 orang. Jadi, ada baiknya jika mengkonsumsi nasi goreng ini bersama teman-teman Anda.

Selain rasa serta porsinya yang cukup besar. Di kedai ini juga memiliki hal yang cukup unik. Yaitu tulisan unik di meja makan pengunjung. Tulisan tersebut yaitu ambil mobile phone Anda, photo Nasi Goreng Jancuk, kirimkan photo tersebut ke teman, sahabat atau keluarga Anda, nikmati sensasinya, ceritakan ke teman, sahabat atau keluarga Anda, lakukan selama seminggu 2x atau sesering mungkin.

Ada hal lucu lainnya dari tulisan tersebut. Yaitu tulisan efek samping yang bisa Anda dapatkan. Yaitu ketagihan, teman menjadi lebih banyak dan lebih akrab, bila sakit perut minum obat apabila sakit berlanjut hubungi dokter. Lucu bukan?

Nah, jika Anda ingin merasakan wisata kuliner di Surabaya dengan citarasa yang berbeda. Jangan lupa cicipi nasi goreng ini yang kini menjadi salah satu kuliner khas Surabaya. Dan jangan lupa juga mengumpat dengan sebutan “jancuk”.

Rabu, 18 Februari 2015

Ini! Referensi Berburu Kuliner Malam di Surabaya

Lontong Balap Pak Gendut
Berburu aneka kuliner saat berwisata adalah salah satu hal yang dinanti oleh para traveller. Jika Anda kebetulan ingin berwisata kuliner di Surabaya. Maka cobalah berburu kuliner malamnya. Ada banyak kuliner khas Surabaya yang bisa Anda cicipi.

Aneka pilihan kuliner malam di Surabaya yang bisa Anda cicipi ini memang bukan berasal dari restoran mewah atau di dalam hotel berbintang. Namun, aneka kuliner khas Surabaya ini dijajakan di sebuah warung tenda yang sering Anda temukan di pinggir jalan sekitar kota ini. Lalu, kuliner apa saja yang bisa Anda cicipi di kota ini.

1.    Lontong Balap Pak Gendut

Lontong balap ini memang menjadi juara di kota ini. Lokasi lontong balap ini yaitu di Jalan Moestopo. Meski kini warung makan tersebut dikelola oleh anaknya, tak lantas rasanya berbeda. Warung yang telah ada sejak puluhan tahun silam ini tetap menjaga rasa dari campuran lontong, tahu, lento serta kecambah dan kuah. Jangan lupa juga sate kerangnya.

2.    Tahu Campur Kalasan

Tahu campur memang menjadi salah satu kuliner khas dari Jawa Timur. Di Surabaya, terdapat warung yang menjual tahu campur dan terkenal cukup lezat. Yaitu Tahu Campur H. Abdul Mahfud yang ada di Jalan Kalasan no 22. Warung yang juga terkenal dengan sebutan Tahu Campur Kalasan ini memang terkenal memiliki campuran tahu, mie, tauge, otot sapi, sayur selada serta siraman kuah kaldu bercampur petis yang lezat. Jangan lupa juga taburan kerupuk di atasnya untuk menambah kelezatan.

3.    Rawon Setan / Rawon Embong / Rawon Mbak Endang

Salah satu kuliner khas Jawa Timur lainnya yaitu rawon. Kuliner seperti soto namun dengan kuahnya yang hitam ini memang cukup lezat. Kuliner ini terbuat dari daging sapi yang dipotong dadu, jeroan atau kikil sapi serta daun melinjo dan tauge mentah. Terbayang bukan kelezatannya? Salah satu warung penjual rawon yang terkenal adalah Rawon Setan atau Rawon Embong atau Rawon Mbak Endang.

4.    Warung Bu Kris

Warung ini merupakan warung serba penyet yang ada di Jalan Tenggilis Utara. Meski tempatnya tidak terlalu besar, namun warung ini selalu laris diserbu penggemar. Warung ini menyediakan aneka penyetan seperti ayam, tahu, tempe, empal, gurame hingga bakso penyet.

5.    Nasi Bebek Goreng BCA

Salah satu kuliner malam yang terakhir yang wajib Anda cicipi saat berwisata kuliner di Surabaya adalah nasi bebek. Salah satu warung nasi bebek yang terkenal adalah yang ada di sekitar Tugu Pahlawan di Jalan Tembaan. Nasi bebek yang dikenal juga dengan sebutan Bebek Goreng BCA ini menyediakan menu bebek goreng dan dipangang. Cocolan sambalnya pun cukup pedas. Jadi, cocok untuk Anda penyuka pedas dan makanan olahan bebek.

Senin, 16 Februari 2015

Yuk Cicipi 5 Kuliner Lezat Khas Surabaya

Wisata kuliner memang menjadi bagian tersendiri saat berwisata ke sebuah tempat. Rasanya kurang jika berlibur ke suatu tempat tanpa menikmati kelezatan kuliner yang menjadi ciri khas dari tempat tersebut. Salah satunya adalah Surabaya. Rasanya kurang jika Anda belum menikmati aneka kuliner khas Surabaya jika mampir ke kota ini.

Setiap daerah tentunya memiliki nama serta ciri khas menu makanan yang berbeda. Karena keunikan nama serta cita rasanya, membuat wisata kuliner menjadi agenda tersendiri bagi para wisatawan. Nah, jika Anda berkunjung ke Surabaya, maka jangan lupa untuk mencicipi rekomendasi 5 kuliner khas Surabaya yang diuraikan berikut ini.
 
1.    Rawon Setan

Kuliner ini memang menjadi salah satu ciri khas dari kota yang terkenal dengan ikon Taman Bungkul-nya. Kuliner yang kini telah banyak ditemukan di berbagai kota tersebut telah ada sejak zaman Revolusi pada tahun 1950an. Rawon Setan ini kini memiliki gerai sendiri di kawasan Embong Malang atau di seberang Hotel J.W Marriot Surabaya.

2.    Bebek Mercon


Rasa pedas memang kerap kali menjadi pemikat para pecinta pedas. Dan salah satu kuliner yang menarik untuk dicicipi adalah Bebek Mercon. Bebek ini terasa renyah dan nikmat. Terlebih lagi disajikan dengan nasi putih hangat dan kuah jeroan. Gerai yang buka di kawasan Kayoon Surabaya ini tersedia dalam pilihan level. Mulai dari pedas hingga super pedas.

3.    Sate Klopo


Awalnya, sate ini bernama sate laler. Namun, karena salah satu bahannya yaitu parutan kelapa dan nama sate laler terlalu jorok. Membuat sate ini lebih terkenal dengan sebutan sate klopo (kelapa). Salah satu tempat yang menjual sate ini adalah Sate Klopo Ondomohen yang ada di jalan Walikota Mustajab No. 36 Surabaya. Sate ini memiliki citarasa serta aroma yang khas. Hal ini karena parutan kelapa yang dibalurkan pada sate ini serta bumbunya yang meresap ke dalam daging sapi dan ayam.

4.    Nasi Goreng Jancuk


Kata jancuk memang tergolong kata kasar. Namun, jika Nasi Goreng Jancuk, lain lagi ceritanya. Nasi goreng ini tak hanya menawarkan porsi jumbo (untuk 3-4 orang) saja. Namun juga rasa pedas yang luar biasa. Rasa pedasnya sendiri berasal dari olahan cabai serta lada hitam. Untuk menikmatinya, Anda bisa mengunjungi Surabaya Plaza Hotel yang ada di Jalan Pemuda 31-37 Surabaya.

5.    Mie Jemblung


Kuliner khas Surabaya yang terakhir adalah Mie Jemblung. Mie ini masih satu tempat dengan Nasi Goreng Jancuk. Jemblung memiliki arti gendut atau overload. Sehingga tak heran jika kuliner khas Surabaya ini porsinya cukup banyak. Namun untuk Mie Jemblung ini, bukan level kepedasan yang menjadi incaran. Namun level isian dari menu ini. Harganya yaitu 130 ribu Rupiah. Namun tentunya setara dengan porsi serta rasa yang ditawarkan.

Kamis, 22 Januari 2015

Mencicipi Lezatnya Ketan Durian di Kedai TanDur Bang Udin


Wisata kuliner di Surabaya tidak hanya sebatas lontong balap, semanggi Surabaya atau tahu tek saja. Cobalah mampir ke Kedai TanDur Bang Udin. Anda akan mencicipi kelezatan ketan durian dengan citarasa sebenarnya.

Kedai TanDur Bang Udin ini terletak di Jalan Ketabang. Atau tidak jauh dari Balai Kota serta kawasan Surabaya Plaza. Menu ketan durian memang menjadi andalan dari kedai ini. Tak heran, kedai yang telah buka sejak tahun 2000an ini tetap bertahan hingga sekarang.

Menu yang ditawarkan tidak hanya ketan kuah durian saja. Namun juga ketoprak Jakarta, bubur ayam serta menu lezat lainnya. Semuanya dibanderol dengan harga yang cukup murah. Namun tentu saja tidak mengurangi kelezatan dari makanan yang ditawarkan.

Kesan higienis serta steril bisa Anda lihat di kedai ini. Bahan-bahan yang digunakan pun telah dipilih dan pastinya berkualitas. Karena Kedai Bang Udin ini tidak ingin jika pelanggannya tidak merasa puas setelah makan di kedai ini.

Yang membedakan ketan kuah durian ini dengan yang lain adalah penggunaan bahannya. Ketan di kedai ini dibuat murni dari beras ketan asli tanpa adanya tambahan beras atau campuran lainnya. Selain itu, kuah durian yang digunakan pun asli dari buah durian. Tanpa adanya perasa durian yang ditambahkan. Coba saja cicipi. Anda akan bisa langsung merasakan perbedaannya.

Untuk ketopraknya sendiri juga tak kalah lezat. Potongan lontong ditambah dengan kecambah, irisan mentimun, bihun, bawang goreng, serta kerupuk, disiram dengan bumbu kacang tanah yang gurih. Rasanya pun dijamin lezat.

Untuk harga yang dibanderol pada setiap menu makanan pun cukup murah. Untuk seporsi ketan durian dan ketoprak dibanderol dengan harga 11 ribu Rupiah. Cukup murah bukan untuk seporsi makanan yang lezat? Jadi, wisata kuliner di Surabaya? Jangan lupa mampir ke Kedai TanDur Bang Udin.

Senin, 19 Januari 2015

Dingin Dan Segarnya Zangrandi, Kedai Eskrim Tertua di Surabaya


Jika di Malang terkenal dengan kedai eskrim Toko Oen. Maka di Surabaya ada Zangrandi. Ini adalah kedai yang menjual eskrim paling legendaris dan terkenal di Surabaya. Jika kebetulan Anda tengah mencari tahu tempat wisata kuliner di Surabaya yang menarik untuk dikunjungi, maka datanglah ke kedai ini.

Hawa panas memang menjadi ciri khas dari kota ini. Karenanya, berwisata kuliner di Surabaya yang paling enak adalah mencicipi hidangan yang dingin-dingin seperti eskrim. Seperti mencicipi eskrim yang disajikan di kedai eskrim ini.

Kedai ini terletak tidak jauh dari kantor walikota Surabaya. Bangunan kedai ini cukup tua. Tak heran karena memang kedai ini telah berusia cukup tua. Bahkan menjadi yang tertua di Surabaya. Kedai ini dibangun oleh Renato Zangrandi pada tahun 1930. Bahkan pada saat penjajahan Belanda, kedai ini cukup digemari dan populer oleh tuan dan noni Belanda. Hingga kini, kedai ini tetap menjadi favorit semua orang.


Buku menunya pun sudah cukup tua dan tidak berubah dari masa ke masa. Andalan menu eskrim kedai ini adalah eskrim Tutti Fruitti. Tekstur dari eskrim potong ini cukup lembut dan manis buahnya pun terasa pas dilidah.

Jangan lupa juga untuk memesan eskrim banana split dan Macedonia-nya. Kedua eskrim ini juga tak kalah lezatnya dari eskrim Tutti Fruitti. Kedai ini juga memberikan air putih gratis kepada setiap pengunjung. Sehingga Anda bisa melanjutkan menikmati berbagai jenis rasa eskrim dalam satu waktu.

Harga yang dibanderol dari aneka menu di kedai eskrim Zangrandi ini memang agak sedikit mahal. Namun, tentunya sebanding dengan citarasa yang ditawarkan oleh kedai ini. Sangat cocok untuk Anda yang tengah berwisata dengan tema tempo dulu di Surabaya ini.