Tampilkan postingan dengan label wisata religi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata religi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Maret 2015

Destinasi Wisata Religi di Surabaya? Yuk Kunjungi 5 Tempat Ibadah Ini!

Kelenteng Hong Tiek Hian
Surabaya tak hanya terkenal dengan Kota Pahlawan saja. Namun juga terkenal sebagai kota yang religius. Terbukti, banyak tempat ibadah di Surabaya yang menarik untuk di kunjungi. Jadi, tak ada salahnya jika Anda melakukan wisata religi saat Anda berada di kota ini.

Tempat ibadah di Surabaya yang bisa Anda kunjungi saat berwisata religi yaitu mulai dari masjid, gereja hingga kelenteng. Nah, jika Anda ingin menikmati wisata keagamaan di kota ini, berikut ini adalah 5 daftar tempat ibadah yang bisa Anda kunjungi di kota Surabaya.

1.    Masjid Muhammad Ceng Ho Surabaya

Masjid ini menjadi salah satu masjid kebanggaan dari warga Surabaya. Yang menarik adalah, masjid ini adalah masjid dengan nuansa seperti kelenteng atau tempat ibadah umat Kong Hu Cu. Masjid ini terletak di kawasan Genteng, Surabaya. Untuk membedakan antara bangunan kelenteng dengan masjid, maka pada bangunan ini terukir lafadz Allah dalam huruf arab. Meskipun begitu, relief naga dan patung singa tetap bisa Anda temukan di masjid yang dibangun untuk penghormatan terhadap laksamana asal China yang beragama Islam.

2.    Arca Joko Dolog

Arca ini terkenal juga dengan sebutan Arca Budha Mahasobya. Karena berada di Jalan Joko Dolog, maka Arca ini dikenal juga dengan sebutan Arca Joko Dolog. Arca tersebut dibuat untuk menghormati Kertanegara Putra Wisnu Wardhana yang merupakan Raja Singosari pada masa tersebut. Namun, ada sejarah lainnya yang mengambarkan arti dari arca tersebut. Dan Anda bisa mengetahui dengan mengunjungi bangunan ini saat Anda berada di Surabaya.

3.    Kelenteng Hong Tiek Hian

Kelenteng ini dikenal juga dengan sebutan Kelenteng Dukuh. Karena Kelenteng ini berada di Jalan Dukuh, Kawasan Pecinan Surabaya. Bangunan ini mencirikan khas rumah ibadah warga Tionghoa yakni merah. Kelenteng ini semakin menarik untuk dikunjungi karena merupakan kelenteng tertua di Surabaya.

Bangunan ini terdiri dari 2 bangunan dengan 2 tingkat yang dipisahkan oleh Gang Dukuh II. Namun kedua bangunan ini disatukan dengan sebuah jembatan yang dijaga oleh 2 ekor simbol naga. Di lantai bawah bangunan ini, terdapat Altar Macko dan Kong Co. Namun uniknya, di lantai atas bangunan ini terdapat Altar Dewi Kwan Im dan dewi-dewi lainnya yang merupakan Dewi bagi agama Budha.

4.    Pura Agung Jagat Karana

Tempat ibadah di Surabaya ini terletak di sebelah utara Surabaya. Tempat ibadah umat Hindu ini banyak dikunjungi terutama saat hari-hari besar keagamaan Hindu. Seperti Galungan dan Kuningan. Pura ini terdiri dari tiga bagian, yaitu Mandala Utama (Jeroan), Mandala Madya (Jaba Tengah) dan Mandala Nisata (Jaba Luar).

5.    Gereja Katholik Santa Perawan Maria

Mengakhiri wisata religi Anda di Surabaya, Anda bisa menikmati keanggunan bangunan gereja yang dibangun sejak abad ke-18. Gereja Katholik Santa Perawan Maria ini, kini menjadi salah satu bangunan cagar budaya di Kota Surabaya.

Arsitektur bangunan ini begitu cantik dan mirip seperti gereja-gereja di Eropa. Tembok bangunan ini terbuat dari batu bata yang berasal dari Eropa. Untuk memperkuat “rasa” seperti bangunan Eropa, maka kaca-kaca dibuat seperti gambar-gambar seperti kitab Injil.

Jumat, 16 Januari 2015

Wisata Religi di Surabaya, Wisata Mengelilingi Gereja Tua

Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria
Surabaya adalah salah satu kota yang terkenal dengan berbagai bangunan-bangunan tuanya yang menarik untuk didatangi. Salah satu objek wisata di Surabaya yang paling terkenal adalah gereja tuanya. Anda bisa puas melakukan wisata religi di kota ini.

Ada banyak gereja tua yang bisa Anda datangi di kota ini. Berikut adalah beberapa objek wisata di Surabaya yang bisa Anda kunjungi saat berwisata religi.

1.    Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria

Gereja ini adalah gereja tertua yang ada di Surabaya. Desain bangunannya bercorak neo gothic. Bahkan oleh pemerintah Surabaya, bangunan ini dijadikan sebagai cagar budaya yang harus dipertahankan dan dirawat. Anda akan dibuat kagum dengan arsitektur dari bangunan ini.

Letak bangunan ini ada di Jalan Kepanjen atau dekat dengan kantor pos besar Kebon Rodjo Surabaya. Gereja ini dibangun oleh seorang pastur asal Belanda bernama Henrikus Waanders pada tahun 1822. Dijamin Anda akan puas berfoto dan beribadah di gereja ini.

2.    Gereja Katedral Surabaya

Jika sudah puas di Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria, Anda bisa melanjutkan wisata Anda dengan mengunjungi gereja yang ada di Jalan Polisi Istimewa, Surabaya. Gereja yang bernama Gereja Katedral Surabaya ini juga merupakan gereja tua dengan desain arsitekturnya yang juga indah karena terawat. Di sekitar gereja yang dikenal juga dengan nama Gereja Paroki Hati Kudus Yesus ini juga terdapat aneka pedagang makanan yang cukup lezat. Jadi, Anda bisa berwisata religi sekaligus wisata kuliner.

3.    Gereja Pantekosta

Gereja yang terakhir adalah Gereja Pantekosta. Gereja ini terletak di kawasan Jalan Gayung Kebonsari, Surabaya. Gereja ini memang usianya masih muda dibandingkan dengan gereja lainnya. Namun, desain arsitekturnya cukup menarik hati dan sayang untuk di lewatkan. Objek wisata di Surabaya ini letaknya tidak jauh dari Masjid Nasional Al Akbar, Surabaya. Seakan menggambarkan kerukunan umat beragama di Surabaya.